Hal-hal yang perlu diperhatikan ketika pengurusan Verblijfs

Semua mahasiswa baru akan berhadapan dengan Kantor Imigrasi (Gementee) dalam mengurusi masalah Residence Permit (Verblijfs). Secepatnya setelah sampai di Groningen, setiap mahasiswa harus datang ke Gementee untuk melaporkan kedatangannya (lapor diri) sekaligus mengurus masalah Verblijfs. Dalam proses pengurusan tersebut, pihak Gementee biasanya meminta setiap mahasiswa untuk menunjukan akte kelahiran yang asli (yang sudah diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris dan disahkan oleh pihak kedutaan Belanda di Jakarta). Namun ada juga beberapa staff Gementee yang tidak meminta sama sekali akte asli versi terjemahan tersebut. Selain itu dalam proses pengurusan Verblijfs juga, setiap mahasiswa diharuskan membayar sebesar 188 Euro pada saat itu juga. Namun lagi-lagi ada beberapa staff Gementee yang memberikan izin untuk menunda pembayaran (in case uang tidak cukup atau tidak punya sama sekali). Untuk berjaga-jaga (mengingat semua proses di Gementee bisa dibilang sedikit ribet dan tidak bisa ditebak), maka sangat dianjurkan untuk membawa Akte Kelahiran asli yang sudah diterjemahkan dan disahkan oleh pihak Kedutaan dari Indonesia dan membayar 188 euro tersebut pada saat pengurusan. Selain itu, sejumlah foto akan diminta. Ada beberapa foto yang dibawa dari Indonesia tidak sesuai dengan ketentuan Gementee (dan itu pun tahunya setelah 1-2 bulan berlalu). Dan hal ini tentu saja sedikit menghambat proses mendapatkan Verblijfts. Oleh karena itu, tidak ada salahnya foto yang akan diberikan ke pihak Gementee pada saat pengurusan Verblijfs adalah foto yang langsung dibuat di Groningen.
Semoga informasi ini bermanfaat.

Share this:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*