A Journey from Jakarta to Groningen

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat di Bandara Soekarno Hatta sebelum take off. Pertama, ada baiknya datang ke Bandara lebih awal (tidak ada ruginya toh). Dengan dateng lebih awal, kita bisa check in lebih awal juga. Pada saat pintu check in dibuka, kita bisa langsung check in (untuk ketentuan berat barang yang harus dibawa, bisa dilihat di bahasan “Tips Bagasi”). Jadi ga harus ngantri.

Setelah check in, kita bisa bayar bea pajak bandara (bagi yang tidak mendapatkan bebas bea). Counter pembayaran pajak bandara terletak dekat counter check in.

Setelah selsei pembayaran pajak, kita akan mendapatkan tanda bukti pembayaran dan mohon dijaga dengan baik karena akan diperiksa oleh petugas Pajak bandara pada saat mau take off. Setelah semuanya selesei, sambil menunggu keberangkatan, bisa jalan2 dulu dan melepas rindu dengan keluarga sebelum berpisah πŸ™‚

Ketika waktu take off tiba, persiapkan acceptance letter, passport, dan tanda bukti pembayaran pajak atau tanda bukti bebas pajak. Sebelum memasuki pesawat, biasanya kita ditempatkan dulu di sebuah ruangan untuk memmastikan semua penumpang sudah berkumpul. Nah, sekarang tiba waktunya masuk ke pesawat. Jangan lupa kursi yang akan ditempatin harus sesuai dengan nomor pada saat check in. Jangan tidur dulu karena biasanya pesawat akan transit dulu di Kuala Lumpur (kalo KLM dan MAS) dan di Singapura (kalo SQ). Transitnya biasanya sih bentar. Kalo berdasarkan pengalaman (red: pengalaman yang nulis tulisan ini), transit KLM di Kuala Lumpur hanya sekitar 30 menit. Dari Kuala Lumpur, perjalanan akan memakan waktu sekitar 13 jam. Jadi ya di pesawat bisa diisi dengan tidur, ngobrol2, atau kalo perlu terjun payung (he..he.. becanda).

Saat tiba di Bandara Schipol (yang biasanya jam 6an pagi kalo berangkat dari Jakarta pukul 19.00), bisa istirahat dulu bentar atau langsung beli tiket kereta ke Groningen. Tapi inget ya, kalo mo istirahat dulu, barang2 harus dijaga dengan baik karena ada bebarapa kasus kehilangan barang di Schipol. Kalo misal mau langsung beli tiket kereta ke Groningen, maka bisa langsung beli tiket di counter tiket yanga ada di Bandara. Untuk mengetahui letak counter ini, bisa ditanyain ke seseorang yang ada di Bandara yang tentu saja harus ngerti Bahasa Inggris. Stasiun kereta terletak di bawah Bandara yang untuk menuju ke bawah bisa menggunakan lift or elavator.

Ada beberapa kereta yang akan lewat dan menuju ke beberapa kota di Belanda. So, pastikan untuk naik kereta yang ke arah Groningen. Untuk memastikannya, bisa diliat dari papan keberangkatan yang berubah setiap kereta berangkat dari stasiun tersebut. Jadi lagi2 pastikan bahwa papan tersebut menunjukkan arah Groningen. Kalo papan tersebut menunjukkan Groningen berikut jam keberangkatan kereta dari stasiun Schipol, maka kereta datang, langsung naik. Naiknya harus cepet ya karena kereta biasanya berhenti sebentar. Perlu diingat bahwa gerbong kereta yang ke arah Groningen akan dibagi dua di stasiun Zwolle: satu ke arah Groningen dan satu lagi ke arah Leuwardeen. Biasanya yang ke arah Groningen adalah gerbong yang sebelah depan. Tapi untuk memastikannya bisa ditanyakan ke petugas pemeriksa tiket apakah gerbong yang dinaikin ke arah Groningen. Perjalanan dari Schipol ke Groningen memakan waktu kurang lebih 2,5 jam. Setelah tiba di Groningen, bisa naik Taxi ke Housing biar lebih praktis dan mudah. Tapi ya agak mahal dikit. Setelah tiba di Housing segara hubungi Housing Manager untuk mengurusi kontrak Housing. Semoga berguna.

Apabila ada pertanyaan bisa langsung ditujukan ke asqi_ilan@yahoo.com (Ilan).

Share this:

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*