Pernyataan Sikap PPI-G terhadap Kunjungan BEM-SI

Perhimpunan Pelajar Indonesia di Groningen

Pernyataan Sikap Terhadap Program Studi Banding BEM-DIKTI
Tanggal 12 November 2009

Memperhatikan:
Aspirasi yang disampaikan Pelajar –Pelajar Indonesia di Groningen menanggapi rencana Studi Banding Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Indonesia ke Belanda yang disponsori oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional,

Menimbang:
• Bahwa Perhimpunan Pelajar Indonesia adalah merupakan sebuah himpunan yang tidak harus selalu memiliki satu suara.
• Tercetusnya dua usulan, yaitu menolak tegas (11%) dan menerima dengan catatan (89%)

Argumen Menolak tegas didasarkan pada alasan:

1. Penggunaan uang rakyat yang tidak ada manfaat timbal baliknya bagi kesejahteraan rakyat
2. Alasan tujuan studi banding ini terkesan klise, tidak relevan dengan upaya peningkatan kualitas perguruan tinggi di Indonesia menuju World Class University
3. Kurang tercerminnya tanggung jawab moral, nation-in-crisis di saat keadaan Indonesia yang baru saja mengalami bencana alam dan masih banyaknya masalah sosial yang belum dapat ditanggulangi.
4. PPIG tidak ingin dilibatkan secara moral maupun material dalam studi banding yang kontroversial ini.

Argumen Menerima dengan catatan, didasarkan pada alasan:

1. Praduga tak bersalah, fakta penghabisan dana anggaran pemerintah di bidang pendidikan belum dapat dibuktikan dengan kuat. Di sisi lain, tujuan program ini baik dan konstruktif.
2. Keberangkatan BEM se-Indonesia ke Belanda ini tidak dapat terelakkan lagi, semua persyaratan keberangkatan sudah dipenuhi. Sikap penolakan PPIG tidak akan menyebabkan batalnya keberangkatan BEM se-Indonesia ke Belanda.
3. Menerima kunjungan BEM se-Indonesia dan DIKTI adalah kesempatan untuk memberikan masukan dan saran terhadap studi banding ini. Sehingga DIKTI dapat melakukan evaluasi atas program ini di masa mendatang.
4. Harapan bahwa kunjungan ini akan memberikan nilai positif kepada para mahasiswa, salah satunya adalah memberikan motivasi untuk melanjutkan kuliah ke tingkat yang lebih tinggi. Dengan ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih besar lagi di kemudian hari.

Kesimpulan:

Pada prinsipnya, usulan untuk menolak studi banding didasarkan kepada ketidakjelasan program ini dalam hal relevansi tujuan, signifikansi studi banding bagi perguruan tinggi di Indonesia, dan pemanfaatan dana yang digunakan dalam studi banding ini. PPI-G berharap mendapatkan jawaban atas berbagai ketidakjelasan melalui diskusi dengan wakil dari Ditjen DIKTI selaku pengambil kebijakan sekaligus memberikan sumbang saran untuk perbaikan dalam merencanakan program serupa di kemudian hari.

Dari kesimpulan tersebut di atas, dengan ini

Memutuskan:

PPI-G menyatakan sikap menerima kunjungan studi banding BEM se-Indonesia dan pendamping dari Ditjen DIKTI dengan catatan:

1. Rombongan studi banding melakukan kegiatan sesuai parameter tujuannya di Groningen.
2. Meminta DIKTI dan BEM se-Indonesia memberikan penjelasan lisan dalam diskusi dengan PPIG dan penjelasan tertulis di media massa perihal kunjungannya yang mencakup uraian kerja, tujuan, justifikasi, dan indikator keberhasilan program.
3. PPI-G mendapatkan salinan laporan pertanggung jawaban tertulis kunjungan BEM se-Indonesia.

Demikian pernyataan sikap PPI-G terhadap studi banding BEM se-Indonesia dan DIKTI.

Groningen, 6 November 2009

Perhimpunan Pelajar Indonesia di Groningen (PPI-G)

Foto diambil dari Flickr dengan lisensi CreativeCommons

Share this:

4 Comments

  1. salam cinta demi keadilan dan pembebasan !!

    saya sangat paham apa yg dirasakan kawan2 PPI dlm menyikapi kunjungan BEM ke belanda, sy akan ceritakan proses dr awal program dikti ini :
    1. sekitar bulan april-mei ad surat dr DIKTI ke tiap univ. yg intinya ad program study comparative ke australia, china dan belanda dg prosees seleksi mengirimkan essay ttg kepemimpinan
    2. pasca ad surat itu bbrpa BEM yg tergabung dlm BEM SI (saat itu ad undip, ipb, itb, unj, ugm, uny, unnes, dll) smpt mendiskusikan ini. saat itu ad kami sadar bahwa ini salah satu hidden agenda utk ‘cuci otak’ buat mahasiswa, tidak ad kesepakatan menerima ato menolak dari forum itu, tp pd intinya deserahkan di setiap univ. dan semua univ. yg di atas include dlm acara dikti tsb krna kami yakin idialisme kita terlalu mahal utk digadaikan hanya dg program sprti ini, (ITB, UNJ, UNY, IPB brgkt ke australia, UNNES ke china, dan UNDIP ke belanda).. saat itu kami menganggap bahwa ini adlh kesempatan utk mengembangkan potensi selain ap yg DIKTI inginkan (kpmmpinan, orgnsasi mhswa, minat bakat, kewirausahaan) yg kesemuanya terkesan normatif.
    3. australia n china berangkat lbh dahulu…ktika mrka pulang dan sya tanya agenda d negara yg dituju..bisa dikatakan banyak waktu yg tdk produktif
    4. saat itu sy smpat berpikir jika anggaran bs dialihkan ke sektor pendidikan riil itu lbh bagus,.sy hub bbrpa delegasi yg akan brgkt k belanda dan kesemuanya keberatan dg ide itu, pun jg ga ad jaminan ktka sy menolak anggaran bs dialihkan…justru bsa jd akan dimanfaatkan olh pihak2 tertentu krn memang saat itu smua tgl berangkat.
    5.sjk itu sy menganggap bhwa agnda ini sbgai slh stu fund rising bt bem sy..dan anggaran yg dikasihkan ke sy..50 % masuk kas bem utk anggaran kegiatan2 selanjutnya
    6. selama di belanda, sy bisa menyimpulkan bahwa DIKTI BELUM SIAP DENGAN PROGRAM YG MEREKA BUAT SENDIRI,..terbukti byk wktu yg tidak produktif utk melaksanakan tujuan dikti thd program ini

    dengan ini, sy pribadi yg mrpkn saksi study banding ke belanda merekomendasikan :
    HAPUS PROGRAM STUDY BANDING KE LUAR NEGERI
    ALIHKAN ANGGARAN STUDY BANDING UNTUK BEASISWA S2 BAGI AKTIVIS MAHASISWA DENGAN SISTEM KOMPETISI

    sy juga mengingatkan bt kawan2 PPI yg mendapat beasiswa dr institusi pemerintah Indonesia,.. kawan2 jg dapat beasiswa itu karena pajak yg dibayarkan rakyat utk negara ini !!! unag itu juga milik rakyat… jd kloa suatu saat rakyat memintak haknya…maka kawan2 bersiaplah utk berkonstribusi bgi negeri ini…

    sebagai pemuda, kita hrs selalu sadar akan posisi, potensi dan peran kita dlm membangun peradaban baru Indonesia

    salam,
    yudha prakasa
    presma bem km undip 2009

  2. Hi! Nama saya Christina Utami. Mohon bantuannya untuk dapat menghubungi teman2 dari ppi groningen karena saya berusaha mencari ikon untuk contact person ppi groningen tetapi saya tidak menemukannya. Terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*