Ngopi Sore PPI Groningen 2019

Pada 2 Februari 2019, PPI Groningen melalui Divisi Internal menyelenggarakan acara Ngopi Sore dalam rangka menyambut akan dimulainya blok baru pada awal bulan Februari. Bertempat di De Plutozaal, acara ini dihadiri oleh tamu-tamu warga Indonesia dari berbagai kalangan mulai dari mahasiswa exchange, double degree, S1, S2, hingga S3. Tujuan dari acara tersebut adalah sebagai ajang berkumpul bagi warga Indonesia di Groningen sekaligus penyampaian informasi terbaru mengenai aktivitas-aktivitas PPIG.

Acara dibuka oleh ketua PPI Groningen, Muhammad Risyad Zafran Alghifari, yang menjelaskan tentang program-program PPIG yang akan dilaksanakan dalam beberapa bulan ke depan beserta dengan pencapaian-pencapaian yang telah diraih pada akhir tahun 2018. Kemudian, rangkaian acara dilanjutkan dengan presentasi mengenai dua program kerja besar tahunan PPIG, yaitu Indonesian Day dan Groenscup XVIII, oleh masing-masing ketua panitia acara tersebut. Dalam presentasi mengenai Indonesian Day 2019, Shania Aurielle selaku ketua panitia menjelaskan bahwa Indonesian Day merupakan festival bertema Indonesia yang menampilkan keunikan budaya Indonesia melalui  pertunjukan seni dan budaya, bazaar makanan, dan ditutup dengan acara gala dinner, yang pada tahun ini akan diadakan tanggal 9 Maret 2019. Sementara itu, Ariq Raharjanto selaku ketua panitia acara Groenscup XVIII menjelaskan bahwa Groenscup adalah ajang kompetisi olahraga tahunan yang akan diadakan PPIG pada tanggal 20-21 April 2019 yang akan melibatkan partisipasi berbagai organisasi di Eropa sebagai kontingennya. Dalam penyampaiannya, Shania dan Ariq mengajak warga PPI Groningen untuk menghadiri acara tersebut dan berpartisipasi sebagai panitia.

Rangkaian acara selanjutnya diisi dengan presentasi oleh Alzheimer Indonesia Netherlands, yang dijelaskan oleh Mbak Amalia Fonk Utomo. Dalam presentasinya, Mbak Amalia Fonk Utomo menjelaskan tentang adanya volunteering opportunities bagi warga Indonesia di Groningen yang tertarik untuk membantu penderita Alzheimer di berbagai daerah di Belanda. Presentasi selanjutnya diberikan oleh Mas Buyung Ridwan Tanjung yang merupakan representatif dari Indonesian Migrant Worker, yaitu IMWU NL Acara dilanjutkan oleh presentasi oleh GALIRO (Gerakan Lima Euro De Gromiest), yang kemudian ditutup dengan presentasi dari Mas Adityo selaku representatif dari beasiswa LPDP.

Setelah serangkaian presentasi dan informasi telah diberikan oleh para pembicara, para tamu dipersilahkan untuk makan bersama. Hasil potluck yang telah diberikan oleh para tamu seperti chicken wings, bebek, dan juga berbagai cemilan seperti lapis legit, pun dihidangkan. Acara makan bersama sore itu juga diiringi oleh musik santai yang dimainkan oleh band dari divisi Seni Budaya. Tamu-tamu yang hadir juga diberikan kesempatan untuk bernyanyi dengan diiringi oleh band.

Berikut adalah beberapa kesan-kesan yang diberikan oleh tamu-tamu yang hadir di acara ini:

“Senang bisa berkumpul dan ngopi bareng teman-teman sore ini! Jadi dapat info banyak juga tentang program PPIG di bulan-bulan ke depan. Sering-sering bikin acara kayak gini lagi ya!“

—Atiya Vidya Maitri (Mahasiswi S1 Econometrics and Operations Research RUG)

“Seru juga bisa ketemu banyak orang Indonesia di Groningen, banyak hal baru yang bisa didapat, apalagi buat orang baru kayak aku. Mudah-mudahan bisa kumpul-kumpul lagi!”

—Alirra Ambarsia (Mahasiswi S1 Exchange International Business Hanzehogeschool Binus University)

PPI Groningen dan panitia acara Ngopi Sore ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh tamu yang sudah hadir di acara kami. Dokumentasi dari acara Outreach kemarin sudah bisa diakses di akun Facebook PPI Groningen: bit.ly/FotoNgopiSore2019. Kami tunggu kehadiran dan partisipasi kalian di acara-acara PPIG selanjutnya!

Ditulis oleh: Hasnabila Candrakanti Waluyo (Tim Publikasi PPI Groningen 2018/19)

Share this:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*