Side Jobs untuk Mahasiswa di Groningen

Sebagai mahasiswa yang berkuliah di luar negeri, terkadang kita tertarik untuk memiliki kerja sampingan. Baik untuk menambah uang jajan, mengisi waktu, maupun menambah pengalaman di dunia kerja. Apa saja sih pilihan untuk kerja sampingan untuk mahasiswa? Kami bertanya ke beberapa teman-teman PPI Groningen yang memiliki kerja sampingan, dan berikut adalah pilihannya:

 

  1. Pengantar Makanan (online-based):

Menjadi driver di platform pemesanan makanan online seperti UberEats, Thuisbezorgd maupun DeliveRoo seringkali menjadi pilihan banyak mahasiswa. Terlebih karena persyaratannya yang mudah, waktu kerja yang fleksibel serta bayaran yang didapat bisa dibilang cukup. Ada dua platform yang lebih sering dipilih oleh mahasiswa Indonesia yaitu UberEats dan Thuisbezorgd.

Sebagai driver di kedua platform ini, tugasnya sama, yaitu mengantar makanan dan minuman dari restoran ke rumah pemesan memakai sepeda. Kemudian, kedua platform ini juga sangatlah internationally dan student friendly.

Bagus Hadiredjo, salah satu mahasiswa S1 International and European Law di University of Groningen telah bergabung di UberEats selama 4 bulan. Bagus bercerita bahwa persyaratan untuk menjadi driver di UberEats sangatlah mudah karena hanya perlu mempunyai residence permit dan bank account. Prosedur yang harus dilalui juga sangat simple yaitu dengan cara mendaftar di websitenya, kemudian jika sudah diterima, kalian hanya perlu membuat appointment untuk mengambil starter pack. Menurut Bagus, bekerja sebagai driver di UberEats tidak mempersulit studinya karena kefleksibelan waktu kerja dimana kalian bisa menentukan sendiri kapan saja kalian bisa kerja. Jika kalian bergabung di UberEats, kalian akan terhitung sebagai freelancer atau mitra dari UberEats. Selain itu, kalian tidak harus bisa berbahasa Belanda jika ingin menjadi driver. Bayaran yang didapat juga disesuaikan dengan jumlah order dan jarak dari restoran ke pemesan. Selain mendapatkan bayaran, UberEats sering kali menawarkan para drivernya bonus dengan cara promosi. Namun, tidak seperti platform online food delivery lainnya, UberEats tidak menyediakan sepeda dan jaket, barang-barang ini harus disiapkan sendiri oleh driver. Selain itu, gaji yang didapat juga tergantung dengan jumlah orderan yang didapat dimulai dari 3,5 sampai 6 euro per order.

Jika sebagai driver UberEats kalian bisa bekerja dengan waktu kerja yang fleksibel, di platform lain seperti Thuisbezorgd sistem waktu kerja nya berbeda. Menurut Cyril Dany, mahasiswa tahun kedua Economics and Business Economics di University of Groningen yang merupakan salah satu driver dari Thuisbezorgd, waktu kerja nya sudah ditentukan sesuai dengan yang sudah tertera di kontrak yaitu kerja dengan minimal dua shift per minggu. Satu shiftnya sendiri sekitar 4 jam dan salah satu dari shift tersebut harus ada di malam hari saat akhir pekan. Walaupun waktu kerjanya sudah ditentukan, tetapi bayaran untuk driver Thuisbezorgd dihitung per jam. Driver mendapatkan sekitar 8 euro per jam lalu kemudian setelah tiga bulan bekerja sebagai driver, gaji akan naik hingga 9.8 euro per jam. Kemudahan lainnya adalah Thuisbezorgd menyediakan e-bike untuk kerja. Jika kalian tertarik untuk menjadi driver Thuisbezorgd, kalian bisa mendaftar langsung di https://www.takeaway.com/drivers. Setelah mendaftar, kalian akan dihubungi dari pihak Thuisbezorgd untuk sesi wawancara. Lalu jika kalian diterima, Thuisbezorgd akan membantu untuk mengajukan work permit. Catatan penting bahwa proses pengajuan working permit ini dapat memakan waktu kurang lebih sebulan dan harus dilakuka sebelum kalian memulai bekerja.

 

  1. Teaching Assistant:

Universitas juga menawarkan para siswa-siswanya untuk bisa mengasah kemampuan mengajarnya. Kalian bisa mendaftar untuk menjadi Teaching Assistant atau biasa dikenal dengan asisten dosen di course yang kalian kuasai. Tugas sebagai Teaching Assistant kurang lebih adalah membantu profesor di sesi tutorial maupun practical dalam bentuk latihan soal agar murid-murid dapat lebih mengerti materi-materi yang disampaikan di lecture. Selain itu, kalian juga akan mengikuti rapat setiap minggunya untuk membahas materi-materi pelajaran, evaluasi serta informasi-informasi penting lainnya.

Menurut Umar Djalins, salah satu mahasiswa RUG tahun kedua Industrial Engineering, pengalamannya menjadi Teaching Assistant Calculus di course Artificial Intelligence, ia merasa dirinya mendapat banyak sekali ilmu yang bermanfaat. Salah satunya, Umar merasa skills mengajarnya meningkat, kemudian juga dia berkesempatan untuk bisa bernetworking terlebih karena Umar dapat berkenalan dengan banyak orang seperti profesornya, rekan kerja, dan juga murid-muridnya. Selain itu, Umar juga belajar untuk bisa menyeimbangi pekerjaan, studi serta kehidupan pribadinya dengan belajar time management. Dengan menjadi Teaching Assistant, kalian dapat menambahkan pengalaman kerja secara profesional di CV. Namun pekerjaan ini tidaklah mudah karena pekerjaan ini cukup meminta kalian untuk bisa berkomitmen serta bertanggung jawab dalam menjalani tugas seperti mempersiapkan materi, mengajar, mengoreksi tugas, dan lain-lain.

Waktu bekerja sebagai Teaching Assistant kurang lebih 7-10 jam per minggu yang dibagi sebanyak 4.5 jam per minggu untuk mengajar di kelas dan sekitar 4 jam per minggu waktu yang disisihkan untuk pekerjaan di luar kelas seperti menyiapkan soal serta mengoreksi. Pendapatan Teaching Assistant setiap jamnya bervariasi dengan jumlah kurang lebih 13-14 euro per jam.

Untuk menjadi Teaching Assistant persyaratan paling umum adalah nilai kalian secara rata-rata harus bagus. Selain itu, kalian harus punya keinginan dan motivasi untuk mengajar dan menjadi Teaching Assistant. Pengalaman mengajar memang diprioritaskan, namun jika kalian tidak punya namun punya motivasi untuk mengajar, ini bisa menjadi consideration. Yang paling penting untuk menjadi Teaching Assistant adalah kalian harus menunjukkan  keinginan serta keseriusan yang tinggi saat mendaftar. Cara untuk mendaftarnya cukup mudah. Biasanya akan ada lowongan untuk menjadi Teaching Assistant di course tertentu yang disebarkan di Nestor. Namun selain itu, kalian juga bisa menawarkan diri untuk bekerja dengan meng-email course coordinator. Proses ini biasanya dimulai dari blok sebelum course yang ingin kalian ajar mulai. Beberapa hal yang harus kalian siapkan adalah cover letter di e-mail, CV, serta nilai. Ketentuan setiap jurusan dan course berbeda-beda, jadi ada baiknya untuk kalian cek langsung kepada course coordinator masing-masing. Setelah kalian diterima untuk menjadi Teaching Assistant, kalian akan dibantu oleh universitas untuk mendaftar work permit.

 

  1. Tutor:

Di luar ruanglingkup universitas, kalian yang memang suka mengajar bisa menjadi tutor di perusahaan-perusahaan yang mengakomodir tutor privat. Ada beberapa perusahaan yang cukup terkenal seperti AthenaStudies dan TentamenTraining.nl. Alvi Safira, mahasiswa tahun kedua jurusan Economics and Business Economics di University of Groningen, bekerja sebagai tutor Mathematics and Statistics untuk mahasiswa Pre-Msc dan Economics di TentamenTraining.nl. Sebagai tutor di TentamenTraining.nl, Alvi mendapatkan banyak pengalaman baru serta menambah kepercayaan dirinya terutama dalam public speaking dan mengajar. Namun karena ada kewajiban tambahan, Alvi harus bisa mengatur waktu dengan baik agar bisa menyeimbangkan kerja dan studinya. Selain itu, agar mempermudah pekerjaannya, setiap sebelum mengajar yang paling berat adalah mempersiapkan materi. Waktu kerja di TentamenTraining tergantung dengan para pengajarnya. Sebagai contoh, Alvi memilih untuk kerja hanya 9 jam per minggu dengan setiap kelas berlangsung selama 3-4 jam. Bayaran yang didapat sebagai tutor berkisaran 15-23 euro per jam disesuaikan dengan pengalaman mengajar.

Jika kalian tertarik untuk mengajar, kalian bisa mendaftar langsung mengirimkan e-mail dengan mengirimkan motivation letter, CV serta daftar nilai kalian ke perusahaan tersebut. Setelah itu, kalian akan dipanggil untuk wawancara yang menurut Alvi bisa dibilang cukup santai. Walau pengalaman bekerja menjadi nilai tambahan untuk diterima, namun jika kalian tidak punya pengalaman namun kaliam sangat terlihat memiliki keinginan untuk mengajar, kalian akan dipertimbangkan. Salah satu persyaratan penting adalah nilai kalian harus paling tidak 8 di course yang ingin kalian ajar.

 

Selain dari ketiga pekerjaan yang bisa kalian pilih, kalian juga bisa mencari sendiri kesempatan-kesempatan bekerja di tempat-tempat lain. Persyaratan, regulasi serta prosedurnya bisa jadi berbeda-beda di setiap tempat. Kalian bisa daftar di restoran, toko, dan lain-lain namun alangkah baiknya jika kalian mencari informasi sebanyak-banyaknya sebelum dan saat mendaftar. Kesulitan yang sering dihadapi oleh mahasiswa-mahasiswa terutama international students adalah permasalahan work permit serta butuhnya kemampuan berbahasa Belanda. Namun, jika kalian memang ingin mencari pekerjaan sampingan, jangan sampai kesulitan-kesulitan ini menghambat motivasi kalian!.

Ditulis oleh Shanisa Rahmaputri Dewanto (Tim Publikasi PPI Groningen 2018/19)

 

Share this:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*