Event Recap: Groenscup XVIII 2019

Pada tanggal 20-21 April 2019 kemarin, matahari yang bersinar cerah ikut menyambut pelaksanaan salah satu acara terbesar PPI Groningen, GROENSCUP XVIII. GROENSCUP merupakan sebuah ajang kompetisi olahraga terbesar untuk mahasiswa/warga negara Indonesia di Eropa. 10 cabang perlombaan dipertandingkan dalam ajang olahraga ini. Olahraga-olahraga yang ditandingkan meliputi basket, futsal, voli, tenis meja, badminton, catur, capsa, panco, dan dua cabang olahraga e-sport yaitu Mobile Legends dan FIFA 19.

GROENSCUP yang diadakan oleh PPI Groningen setiap tahunnya, dilaksanakan tahun ini di ACLO Sportcentrum Groningen. Bersama panitia yang semangat melancarkan pelaksanaan GROENSCUP, ratusan peserta  dari 16 kontingen hadir dengan sigap bersama supporternya. Kontingen yang hadir tidak hanya mencangkup kontingen dari negara Belanda, akan tetapi kontingen dari penjuru eropa lainnya seperti London, Manchester, Perancis, Koln, Dessau, Berlin, dan Hannover.

Pembukaan GROENSCUP tahun ini dimeriahkan dengan tarian Ratu Jaroe yang menggugah semangat seluruh panitia dan peserta. MC dengan semangat mengajak peserta dan panitia untuk ikut meneriakkan slogan GROENSCUP tahun ini, “sehat raga, sehat jiwa, kita bersaudara, kita Indonesia.” Dengan semangat, peserta, panitia, serta tamu spesial dari KBRI, Bapak Din Wahid, ikut menyorakkan slogan Groenscup XVIII.

Walau dengan adanya kendala perbaikan kereta menuju Groningen, acara pada hari Sabtu tetap berjalan dengan baik atas kesportifitasan peserta. Seiring dengan berjalannya pertandingan, bazaar GROENSCUP XVIII juga ramai akan pengunjung.

Tenant bazaar GROENSCUP XVIII menjual berbagai magam kuliner yang dapat mengobati kerinduan pengunjung akan cita rasa makanan Indonesia. Mulai dari makanan ringan seperti bakwan, onde-onde, dan es lilin, tenant bazaar GROENSCUP XVIII juga menjual makanan berat seperti mie ayam, nasi kuning, batagor, pempek, dan bahkan makanan hits anak Jakarta, nasi ayam goreng telur asin. Sambil bersilaturahmi dengan teman teman dari berbagai penjuru Eropa, pengunjung bazaar terlihat dengan santai menikmati jajanan bazaar.

Pertandingan 10 cabang olahraga GROENSCUP XVIII dilaksanan dari hari Sabtu hingga hari Minggu. Semangat para peserta dan pendukungnya tidak kunjung surut memasuki hari kedua. Pertandingan sengit banyak menangkap perhatian pendatang. Mulai dari pertandingan futsal antara Garuda Belanda dan Dessau yang berakhir dengan pinalti yang membuat para penonton tegang menahan nafas, hingga pertandingan antara Arnhem dan Koln yang membuat penonton berteriak dengan semangat menyaksikan 3-points yang berterbangan dari Arnhem.

GROENSCUP XVIII telah dengan sukses diadakan selama 2 hari. Penuh dengan pertandingan yang juga membangun silaturahmi, serta jajanan yang mengobati kerinduan akan makanan Indonesia, GROENSCUP XVIII disukseskan oleh panitia yang bekerja dengan sangat keras untuk kelancaran acara, serta peserta yang sangat sportif dan pengertian. Ucapan terimakasih kami berikan kepada seluruh peserta dan panitia yang sudah meluangkan waktu dan tenaga untuk ikut berpartisipasi di GROENSCUP XVIII. Semoga setiap tahunnya GROENSCUP bisa terus berkembang menjadi acara yang bisa menyalurkan tali silaturahmi antara seluruh panitia dan pesertanya. Amin YRA.

GROENSCUP XVIII
SEHAT RAGA, SEHAT JIWA
KITA BERSAUDARA, KITA INDONESIA

Ditulis oleh Raras Bunga Iswara (Tim Publikasi PPI Groningen 2018/19)

Share this:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*