No Picture

Tips Bagasi

July 2, 2006 webmaster 2

Sudah siap-siap berangkat ke Groningen? Bagasi jadi penting banget nih, jadi jangan lupakan tips ini ya:

1. Jika ingin dapat bagasi sampai 30 kg, jangan lupa bawa acceptance letter dari universitas di Belanda. Pastikan juga ekstra bagasi didapat waktu konfirmasi tiket dan bawa acceptance letter ini ke loket check-in di bandara. Pokoknya jangan sampai terkena excess baggage, karena mahalnya setengah mati. Mending dikirim lewat kargo aja kelebihan barangnya (Btw, ini mau kuliah atau pindah rumah sih hehe)

2. Barang yang bisa masuk kabin dibatasi hanya 10 kg, termasuk laptop. Juga jangan kelihatan berat dan besar, karena bakal dilarang sama pramugarinya. Aku pernah liat orang yang disuruh membawa keluar barang-barangnya gara-gara terlalu banyak yang dibawa masuk kabin.

3. Dan yang paling penting, mending membawa satu koper besar daripada bawa beberapa koper kecil, karena bakal susah membawanya. Lagian nanti mesti naik kereta dan bakal tergesa-gesa naik-turun-pindah kereta, kadang lari mengejar jadwal, jadi membawa koper banyak sangat tidak praktis .. dan bisa hilang!

No Picture

A Journey from Jakarta to Groningen

July 1, 2006 webmaster 22

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat di Bandara Soekarno Hatta sebelum take off. Pertama, ada baiknya datang ke Bandara lebih awal (tidak ada ruginya toh). Dengan dateng lebih awal, kita bisa check in lebih awal juga. Pada saat pintu check in dibuka, kita bisa langsung check in (untuk ketentuan berat barang yang harus dibawa, bisa dilihat di bahasan “Tips Bagasi”). Jadi ga harus ngantri.

Setelah check in, kita bisa bayar bea pajak bandara (bagi yang tidak mendapatkan bebas bea). Counter pembayaran pajak bandara terletak dekat counter check in.

Setelah selsei pembayaran pajak, kita akan mendapatkan tanda bukti pembayaran dan mohon dijaga dengan baik karena akan diperiksa oleh petugas Pajak bandara pada saat mau take off. Setelah semuanya selesei, sambil menunggu keberangkatan, bisa jalan2 dulu dan melepas rindu dengan keluarga sebelum berpisah 🙂

No Picture

Marly Arifin

April 24, 2006 webmaster 6

Wawancara kedua Tim Interveiw PPI bersama Marly Arifin, International Bisnis and Management Study, Hanze, 2004-2008.

STUDY

Marly mengambil study apa di Groningen?

International Bisnis and Management Study di Hanze. Disebut IBS aja, harusnya IBMS. Program ini setingkat bachelor (S1).

Apa yang dipelajari di bidang ini?

Studi ini fokusnya tentang bagaimana cara berbisnis di Eropa, sistem manajemen, accounting, finance dan pemasarannya. Saya mengambil finance. Sebenarnya awalnya saya ingin mengambil International Communication. Namun ada kesalahan informasi dari NEC, dikira program ini ada mulai bulan February, ternyata adanya hanya bulan September. Akhirnya saya mengambil IBMS dulu dan nanti bisa transfer ke komunikasi bisnis. Namun pada akhirnya kupikir-pikir IBMS lebih pas untuk kebutuhanku.

No Picture

Rekening PPIG

April 12, 2006 webmaster 0

Sekarang PPIG sudah memiliki rekening sendiri. Untuk segala pembayaran dan tranfer, harap ditujukan ke:

rekening PPIG:
Postbank

No Rek: 1697502
Atas Nama: PPI Groningen

Kami ucapkan terima kasih jika ada rekan-rekan yang berminat untuk menyumbang kas PPIG.

Apabila sudah melakukan transfer, tolong kirim konfirmasi lewat email ke bendahara kita: Sdri. Yessy (yesi94mgl[at]yahoo.com)

Salam hangat,
Pengurus PPIG

Barang-barang yang perlu dibawa dari Indonesia

April 8, 2006 webmaster 1

Ada beberapa barang-barang penting yang harus dibawa ke Groningen, Belanda dari Indonesia:
1. Dokumen-dokumen penting yang akan digunakan dalam pengurusan Residence Permit (Verblijft), Lapor Diri, dan Lapor Perpindahan Alamat: Akte Lahir (alangkah baiknya yang sudah disahkan oleh Kedutaan Belanda dan diterjemahkan oleh Penerjemah Tersumpah yang diakui oleh Kedutaan Belanda), Passport, Surat Nikah (yang sudah menikah). Selain Admission Letter atau Acceptance Letter dari Universitas Groningen atau Hanze Hogeschool dan Surat penerimaan beasiswa (bagi yang mendapatkan beasiswa) perlu juga untuk dibawa.
2. Makanan untuk hari-hari pertama kedatangan di Groningen: Mie instan, bumbu2, kopi, beras secukupnya, dan lauk-pauk apabila diperlukan (perlu diingat di Bandara Schipol biasanya terdapat pengecekan barang-barang; biasanya makanan yang megandung daging akan diambil oleh petugas Bandara; alternatifnya pinter-pinter aja ngeles (kasarnya boong dikit) bahwa makanan tersebut ga mengandung daging supaya ga ada satu makanan pun yang diambil; so silakan ber-les ria).

Hal-hal yang perlu diperhatikan ketika pengurusan Verblijfs

March 28, 2006 webmaster 0

Semua mahasiswa baru akan berhadapan dengan Kantor Imigrasi (Gementee) dalam mengurusi masalah Residence Permit (Verblijfs). Secepatnya setelah sampai di Groningen, setiap mahasiswa harus datang ke Gementee untuk melaporkan kedatangannya (lapor diri) sekaligus mengurus masalah Verblijfs. Dalam proses pengurusan tersebut, pihak Gementee biasanya meminta setiap mahasiswa untuk menunjukan akte kelahiran yang asli (yang sudah diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris dan disahkan oleh pihak kedutaan Belanda di Jakarta). Namun ada juga beberapa staff Gementee yang tidak meminta sama sekali akte asli versi terjemahan tersebut. Selain itu dalam proses pengurusan Verblijfs juga, setiap mahasiswa diharuskan membayar sebesar 188 Euro pada saat itu juga. Namun lagi-lagi ada beberapa staff Gementee yang memberikan izin untuk menunda pembayaran (in case uang tidak cukup atau tidak punya sama sekali). Untuk berjaga-jaga (mengingat semua proses di Gementee bisa dibilang sedikit ribet dan tidak bisa ditebak), maka sangat dianjurkan untuk membawa Akte Kelahiran asli yang sudah diterjemahkan dan disahkan oleh pihak Kedutaan dari Indonesia dan membayar 188 euro tersebut pada saat pengurusan. Selain itu, sejumlah foto akan diminta. Ada beberapa foto yang dibawa dari Indonesia tidak sesuai dengan ketentuan Gementee (dan itu pun tahunya setelah 1-2 bulan berlalu). Dan hal ini tentu saja sedikit menghambat proses mendapatkan Verblijfts. Oleh karena itu, tidak ada salahnya foto yang akan diberikan ke pihak Gementee pada saat pengurusan Verblijfs adalah foto yang langsung dibuat di Groningen.