A-Train-in-The-Netherlands

Transportasi ke Groningen

July 14, 2015 webmaster 0

Banyak sekali pertanyaan terkait dengan bagaimana mencapai Groningen yang katanya di ujung paling utara Belanda. Berikut ini kami sampaikan tips untuk mencapai Groningen dari Bandara […]

housing-pilon-by-bevk-perovic-arhitekti-6

Housing

July 8, 2015 webmaster 0

Dalam persiapan studi ke Groningen, mencari housing merupakan suatu hal yang sangat pelik dan menguras emosi. Hal itu karena keterbatasan jumlah housing di Groningen.  Berikut […]

passport

Persiapan Berkas

January 2, 2014 webmaster 0

Untuk datang ke Groningen, terdapat beberapa berkas yang harus disiapkan. Berkas-berkas tersebut adalah: Passport Visa Schengen Akta kelahiran yang sudah dilegalisir Surat nikah yang sudah […]

10-Travel-Things-You-Should-Always-Get-for-FREE

Barang-barang yang perlu dibawa dari Indonesia

April 8, 2006 webmaster 1

Ada beberapa barang-barang penting yang harus dibawa ke Groningen, Belanda dari Indonesia:
1. Dokumen-dokumen penting yang akan digunakan dalam pengurusan Residence Permit (Verblijft), Lapor Diri, dan Lapor Perpindahan Alamat: Akte Lahir (alangkah baiknya yang sudah disahkan oleh Kedutaan Belanda dan diterjemahkan oleh Penerjemah Tersumpah yang diakui oleh Kedutaan Belanda), Passport, Surat Nikah (yang sudah menikah). Selain Admission Letter atau Acceptance Letter dari Universitas Groningen atau Hanze Hogeschool dan Surat penerimaan beasiswa (bagi yang mendapatkan beasiswa) perlu juga untuk dibawa.
2. Makanan untuk hari-hari pertama kedatangan di Groningen: Mie instan, bumbu2, kopi, beras secukupnya, dan lauk-pauk apabila diperlukan (perlu diingat di Bandara Schipol biasanya terdapat pengecekan barang-barang; biasanya makanan yang megandung daging akan diambil oleh petugas Bandara; alternatifnya pinter-pinter aja ngeles (kasarnya boong dikit) bahwa makanan tersebut ga mengandung daging supaya ga ada satu makanan pun yang diambil; so silakan ber-les ria).

b19958010ed3bca556f8668ea1a993fe_img_Verblijfsdocument

Hal-hal yang perlu diperhatikan ketika pengurusan Verblijfs

March 28, 2006 webmaster 0

Semua mahasiswa baru akan berhadapan dengan Kantor Imigrasi (Gementee) dalam mengurusi masalah Residence Permit (Verblijfs). Secepatnya setelah sampai di Groningen, setiap mahasiswa harus datang ke Gementee untuk melaporkan kedatangannya (lapor diri) sekaligus mengurus masalah Verblijfs. Dalam proses pengurusan tersebut, pihak Gementee biasanya meminta setiap mahasiswa untuk menunjukan akte kelahiran yang asli (yang sudah diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris dan disahkan oleh pihak kedutaan Belanda di Jakarta). Namun ada juga beberapa staff Gementee yang tidak meminta sama sekali akte asli versi terjemahan tersebut. Selain itu dalam proses pengurusan Verblijfs juga, setiap mahasiswa diharuskan membayar sebesar 188 Euro pada saat itu juga. Namun lagi-lagi ada beberapa staff Gementee yang memberikan izin untuk menunda pembayaran (in case uang tidak cukup atau tidak punya sama sekali). Untuk berjaga-jaga (mengingat semua proses di Gementee bisa dibilang sedikit ribet dan tidak bisa ditebak), maka sangat dianjurkan untuk membawa Akte Kelahiran asli yang sudah diterjemahkan dan disahkan oleh pihak Kedutaan dari Indonesia dan membayar 188 euro tersebut pada saat pengurusan. Selain itu, sejumlah foto akan diminta. Ada beberapa foto yang dibawa dari Indonesia tidak sesuai dengan ketentuan Gementee (dan itu pun tahunya setelah 1-2 bulan berlalu). Dan hal ini tentu saja sedikit menghambat proses mendapatkan Verblijfts. Oleh karena itu, tidak ada salahnya foto yang akan diberikan ke pihak Gementee pada saat pengurusan Verblijfs adalah foto yang langsung dibuat di Groningen.