10-Travel-Things-You-Should-Always-Get-for-FREE

Barang-barang yang perlu dibawa dari Indonesia

April 8, 2006 webmaster 1

Ada beberapa barang-barang penting yang harus dibawa ke Groningen, Belanda dari Indonesia:
1. Dokumen-dokumen penting yang akan digunakan dalam pengurusan Residence Permit (Verblijft), Lapor Diri, dan Lapor Perpindahan Alamat: Akte Lahir (alangkah baiknya yang sudah disahkan oleh Kedutaan Belanda dan diterjemahkan oleh Penerjemah Tersumpah yang diakui oleh Kedutaan Belanda), Passport, Surat Nikah (yang sudah menikah). Selain Admission Letter atau Acceptance Letter dari Universitas Groningen atau Hanze Hogeschool dan Surat penerimaan beasiswa (bagi yang mendapatkan beasiswa) perlu juga untuk dibawa.
2. Makanan untuk hari-hari pertama kedatangan di Groningen: Mie instan, bumbu2, kopi, beras secukupnya, dan lauk-pauk apabila diperlukan (perlu diingat di Bandara Schipol biasanya terdapat pengecekan barang-barang; biasanya makanan yang megandung daging akan diambil oleh petugas Bandara; alternatifnya pinter-pinter aja ngeles (kasarnya boong dikit) bahwa makanan tersebut ga mengandung daging supaya ga ada satu makanan pun yang diambil; so silakan ber-les ria).

b19958010ed3bca556f8668ea1a993fe_img_Verblijfsdocument

Hal-hal yang perlu diperhatikan ketika pengurusan Verblijfs

March 28, 2006 webmaster 0

Semua mahasiswa baru akan berhadapan dengan Kantor Imigrasi (Gementee) dalam mengurusi masalah Residence Permit (Verblijfs). Secepatnya setelah sampai di Groningen, setiap mahasiswa harus datang ke Gementee untuk melaporkan kedatangannya (lapor diri) sekaligus mengurus masalah Verblijfs. Dalam proses pengurusan tersebut, pihak Gementee biasanya meminta setiap mahasiswa untuk menunjukan akte kelahiran yang asli (yang sudah diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris dan disahkan oleh pihak kedutaan Belanda di Jakarta). Namun ada juga beberapa staff Gementee yang tidak meminta sama sekali akte asli versi terjemahan tersebut. Selain itu dalam proses pengurusan Verblijfs juga, setiap mahasiswa diharuskan membayar sebesar 188 Euro pada saat itu juga. Namun lagi-lagi ada beberapa staff Gementee yang memberikan izin untuk menunda pembayaran (in case uang tidak cukup atau tidak punya sama sekali). Untuk berjaga-jaga (mengingat semua proses di Gementee bisa dibilang sedikit ribet dan tidak bisa ditebak), maka sangat dianjurkan untuk membawa Akte Kelahiran asli yang sudah diterjemahkan dan disahkan oleh pihak Kedutaan dari Indonesia dan membayar 188 euro tersebut pada saat pengurusan. Selain itu, sejumlah foto akan diminta. Ada beberapa foto yang dibawa dari Indonesia tidak sesuai dengan ketentuan Gementee (dan itu pun tahunya setelah 1-2 bulan berlalu). Dan hal ini tentu saja sedikit menghambat proses mendapatkan Verblijfts. Oleh karena itu, tidak ada salahnya foto yang akan diberikan ke pihak Gementee pada saat pengurusan Verblijfs adalah foto yang langsung dibuat di Groningen.

No Picture

Mesjid Maroko Selwerd

March 15, 2006 webmaster 0


Bagi rekan-rekan Muslim yang berniat untuk melaksanakan ibadah di mesjid, jangan khawatir karena di Groningen terdapat dua buah mesjid. Yang pertama mesjid Maroko Selwerd dan yang kedua Mesjid Turki. Memang jumlahnya sangat sedikit sekali tidak seperti di Indonesia. Namun dengan jumlah sedikit tersebut diharapkan dapat memotivasi rekan-rekan Muslim semuanya untuk berkunjung dan beribadah di kedua mesjid tersebut.


Klik untuk melihat gambar peta dengan tampilan 100%.

Seperti mesjid-mesjid lainnya, mesjid Maroko Selwerd terbuka untuk umum tanpa mengenal ras dan status sosial. Setiap harinya cukup banyak pengunjung yang datang ke mesjid Maroko Selwerd untuk beribadah. Pada hari Jumat jumlah pengunjung semakin banyak berkaitan dengan ibadah solat jumat.

1 2 3