Tak kenal maka tak sayang. Siapa saja warga PPI Groningen yang kalian kenal?

Kabinet PPI Groningen Periode 2019/2020

Halo teman-teman PPI! Ini dia kabinet PPI Groningen di periode 2019/2020. Divisi-divisi pengurus tahun ini terdiri dari Eksekutif, Divisi Internal, Divisi Eksternal, Divisi Kerjasama Dana Usaha, Divisi Aset dan Logistik, Divisi Komunikasi dan Informasi, Divisi Kajian Strategis dan Ilmiah, Divisi Seni Budaya, dan juga Divisi Olahraga. Semoga para pengurus tahun ini dapat bekerja lebih baik…

Robert Manurung: Inventor of renewable green fuel

Jakarta Post, August 06, 2006
T. Sima Gunawan, Contributor, Jakarta

There is good news and bad news about research development in Indonesia. First, the bad news is that Indonesia often lags behind other countries. And now, the good news: An Indonesian researcher has applied pure jatropha oil as an alternative bio-diesel fuel.

The oil, which is produced from castor oil plants or Jatropha curcas, locally known as jarak pagar, is environmentally friendly and cheaper than fossil fuel, thanks to the hard work of Robert Manurung and his team at the Biotechnology Research Center, Bandung Institute of Technology (ITB).

“In research development, we are lagging behind other countries because we are often more content to follow rather than to become a leader or innovator,” lamented Manurung, 52.

While other scientists use methanol in processing jatropha oil, Manurung was determined to transform the oil into diesel fuel without adding any additional substance — and he succeeded.

Marly Arifin

Wawancara kedua Tim Interveiw PPI bersama Marly Arifin, International Bisnis and Management Study, Hanze, 2004-2008.

STUDY

Marly mengambil study apa di Groningen?

International Bisnis and Management Study di Hanze. Disebut IBS aja, harusnya IBMS. Program ini setingkat bachelor (S1).

Apa yang dipelajari di bidang ini?

Studi ini fokusnya tentang bagaimana cara berbisnis di Eropa, sistem manajemen, accounting, finance dan pemasarannya. Saya mengambil finance. Sebenarnya awalnya saya ingin mengambil International Communication. Namun ada kesalahan informasi dari NEC, dikira program ini ada mulai bulan February, ternyata adanya hanya bulan September. Akhirnya saya mengambil IBMS dulu dan nanti bisa transfer ke komunikasi bisnis. Namun pada akhirnya kupikir-pikir IBMS lebih pas untuk kebutuhanku.